pondok si klundung
http://klundung_waluh.bloggaul.com
pondok si klundung

<$BlogPageTitle$>

width=700
Template by
Blogger


PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 

Survey Blogger Indonesia

Senin, 17 November 2008 @ 11:30 WIB - Diari


Ikutan yuk....

IndoPacific Edelman, konsultan komunikasi global, dan Blogfam, saat ini sedang bekerja sama mengadakan survei mengenai para blogger Indonesia. Survei ini diharapkan dapat memberi gambaran menyeluruh mengenai profil blogger Indonesia.

Anda telah terpilih untuk turut berpartisipasi dalam survei ini. Kami akan sangat berterimakasih jika Anda bersedia meluangkan waktu untuk menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini.

Identitas dan jawaban Anda akan dirahasiakan dan hanya akan digunakan untuk keperluan survei. Kami hanya akan memaparkan gabungan jawaban, bukan jawaban per orang.

Klik disini yah http://www.esurveyspro.com/Survey.aspx?id=082837cb-c2f9-410d-9a54-709a8197631d

Hasil survey akan diumumkan di Pesta Blogger 2008.


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

The Moment of Truth

Kamis, 6 November 2008 @ 09:28 WIB - Diari


Pernahkah kamu berharap pasanganmu memperoleh gaji (pendapatan) yang lebih besar dari sekarang ?

Jika orang tuamu tidak setuju dengan calon pasanganmu, akankah kamu memutuskan hubungan dengannya ?

Pernahkah kamu memanipulasi data saat mengerjakan tugas kantor ?

Apakah kamu mendambakan orang lain saat berhubungan intim dengan suami/istrimu ?

Selama menjalin hubungan dengan kekasihmu, pernahkan kamu berkencan dengan orang lain ?

Akankah pertanyaan itu kamu jawab dengan jujur dihadapan orang tuamu, kekasih, suami/istri, atasan, rekan kerja, dan jutaan pasang mata yang menyaksikannya lewat televisi seperti Variety Show “The Moment of Truth”, yang ditayangkan Star World ?

Dalam acara itu, satu responden dihadapkan dengan 21 pertanyaan yang berkaitan dengan kejujuran. Sebelum tampil, responden lebih dulu dites poligrafi (detektor kebohongan) dengan 50 pertanyaan. Dari 50 pertanyaan itu, kemudian diacak 21 pertanyaan sebagai pertanyaan utama. Jawaban dari 21 pertanyaan itu, yang akan dicocokkan dengan jawaban dari tes poligrafi.

Hadiah yang ditawarkan menggiurkan sekitar 500 ribu dollar AS !!

Tapi itu tidak akan lagi berguna jika jawaban-jawaban dari pertanyaan itu menyakiti hati kekasih, orang tua, menghancurkan karier atau menjadi bahan ledekan jutaan pasang mata yang menonton.

Seperti yang dibilang bertindak jujur belum tentu benar. Namun kejujuran adalah harga mati yang tidak dapat ditawar, yang dimiliki oleh setiap insan. Jika kita sudah menggadaikan kejujuran, ibaratnya kita tak ada harganya lagi di hadapan Tuhan, Sang Pencipta. Jangan jadikan kejujuran sekedar formalitas.

Duh…duh, kenapa omongan gw jadi sok bijak gini yah ( *ketok-ketokpalapakepalu*

huhuhu gara-gara milis yang isinya sampah mulu, tapi ternyata masih ada ustad/ustadzah yang baik hati dan tidak sombong.

Sorry domori nih, kalau tulisan ini rada-rada lain, tapi jujur ini karena gw ngak bahan cerita yang bisa gw ceritain selain ini.


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

(joke) Where is God ?

Kamis, 5 Juni 2008 @ 11:50 WIB - Diari


A couple had two little boys, ages eight and ten, who were excessively mischievous.

The two were always getting into trouble and their parents could be confident that if any mischief occurred in their town, their two young sons were involved in some capacity. The parents were at their wit’s end as to what to do about their sons’ behavior.

The parents had heard that a clergyman in town had been successful in disciplining children in the past, so they contacted him, and he agreed to give it his best shot. He asked to see the boys individually, so the eight-year-old was sent to meet with him first. The clergyman sat the boy down and asked him sternly, “Where is God?”

The boy made no response, so the clergyman repeated the question in an even sterner tone, “Where is God?”

Again the boy made no attempt to answer, so the clergyman raised his voice even more and shook his finger in the boy’s face, “WHERE IS GOD?”

At that, the boy bolted from the room, ran directly home, and slammed himself in his closet. His older brother followed him into the closet and said, “What happened?”

The younger brother replied, “We are in BIG trouble this time. God is missing and they think we did it!”



Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

S E L A N J U T N Y A »