| |
|
Selasa, 2 Maret 2010 @ 18:57 WIB - Diari
Usia yang bertambah tidak berarti kita menjadi bertambah paham segalanya.
Pohon yang tumbuh menjulang hampir menggapai langit, jauh meninggalkan akarnya. Ia rasakan semuanya dilihat dari ketinggiannya. Namun masih ingatkah akan sepetak tanah tempat bermain, dulu ? Masih pahamkah akan semesta tempat iringan semut bagai kereta kencana dan tetes embun di pagi hari laksana balon raksasa yang diciptakan dari surga. Sementara ia tak perduli dengan sketsa awan yang bergumpal-gumpal di langit dan tak kenal gedung pencakar langit ?
Dahulu , seekor kupu-kupu kecil hitam dengan sayap berbintik kuning masih sering hinggap di pucuknya. Dan kini seekor burung besar bersarang di ketiaknya, sekawanan kelelawar bergelantungan di buahnya yang matang. Hey, jangan sekali-kali merendahkan kupu-kupu itu ! Karena memaknai setiap geliat kecilnya pun, tak mampu.
Mampukah kita kembali memahami apa yang tengah ditertawakan oleh anak-anak balita atau apa yang digelegakkan anak belasan tahun seiring dengan melajunya perkembangan jaman yang telah meninggalkan kita ? Benar, kita tumbuh ke atas. Namun ingat bahwa masih di petak yang sama. Akar tumbuh melesak ke dalam, tak mampu terlalu jauh tumbuh ke samping. Akan selalu tumbuh titik-titik pemahaman yang tak sama dan tak bisa bertemu di satu muara.
Hanya jembatan rendah hati dan bukan kesombongan yang mampu mensinergiskan semuanya.
|
Disarankan: 0
 |
| |
harumi Jumat, 5 Maret 2010 @ 16:47 WIB
 (Reply)
bunda, maksudnya seiring kemajuan jaman maka pemahaman antar generasi kian beragam yach, bisa saja pemahaman itu meluas atau malah berubah?
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Minggu, 7 Maret 2010 @ 15:57 WIB
yupe setinggi apapun dan seluas apapun pemahaman, pengalaman, ilmu bertambah, seyogyanya,,kita tidak melupakan dari mana kita berasal... dengan tidak mengecilkan arti "c kecil" , " c miskin" , "c papa", "c bodoh", hanya karena mereka jua,,kita masih bisa bertahan... esensinya dalah demikian, say... thx u ..
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
rianz Jumat, 5 Maret 2010 @ 20:48 WIB
 (Reply)
semakin dewasa malah kita semakin tidak memahami semua itu?
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Minggu, 7 Maret 2010 @ 16:03 WIB
kita sering lupa dengan hal kecil...dengan masa lalu,,,kita berusaha mati2an menutup masa lalu tanpa mau belajar dari masa lalu...
sebelum kita dewasa, kita mengenal masa kecil. dan sebelum kita jaya, kita juga mengenal masa pailit, paceklit... jangan dilupakan itu semua... karena kita semua,,masih tertatih untuk tetap belajar...*kira2 pemahaman bunda adalah seperti itu*
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
denies Selasa, 9 Maret 2010 @ 16:06 WIB
 (Reply)
mampir juga iaaa
|
|
 |
 |
 |
|
|
Senin, 8 February 2010 @ 12:48 WIB - Diari
Empat Negara satu rasa satu jiwa. Sastrawan-sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam tergabung dalam Group Pembuatan Buku-Buku Untuk Kemanusiaan telah melahirkan buku-buku untuk disumbangkan bagi kemanusiaan, dan ditujukan kepada setiap insan yang mengalami penderitaan akibat bencana dan tragedi kemanusiaan lainnya. Proyek ini dikoordinatori oleh bapak Leonowens SP, seorang sastrawan dunia.
Kita patut berbangga hati atas kepedulian dari penulis-penulis yang terlibat dalam proyek kemanusiaan ini; dan dihimpun dari berbagai suku, ras, agama, dan golongan yang berbeda.
Karya tulis serta kepedulian yang diawali dari bencana alam gempa di Sumatera Barat 30 September 2009 lalu, telah mempersatukan banyak orang untuk berbuat hal yang positif bagi sesamanya. Demikian juga dalam dunia sastra yang telah berbuat bagi sesama manusia di dunia.
Group Pembuatan Buku-Buku Untuk Kemanusiaan akan mengadakan sebuah acara launching buku, sebagai langkah awal dalam proyek besar bagi kemanusiaan ini:
- Padang 7,6 Skala Richter - Suara-Suara Nurani dan Kalbu - Suara-Suara Adam - Suara-Suara Hawa - Jejak Para Kaul I - Jejak Para Kaul II
Pada : Hari Sabtu, 13 Februari 2010 Tempat : Newseum Café, Jl. Veteran No. 33 Jakarta Pusat Waktu : Pukul 16:00 – 20:00 WIB
Pembicara : - Bapak Leonowens SP (Koordinator, Sastrawan & Esais)*** - Ibu Yoen Aulina Casym (Ketua Panitia) - Salbiah Sirat (Editor Tamu dari Singapura)
Moderator: Eris Adlin (Redaktur pada Harian Bisnis Indonesia)
Publikasi: Okky Sastrawiguna
Semoga segala niat baik dari sastrawan-sastrawan 4 negara bagi kemanusiaan ini akan semakin bermanfaat untuk hari-hari mendatang. Amin.
|
Disarankan: 0
 |
| |
kangharri Selasa, 9 February 2010 @ 03:09 WIB
 (Reply)
tempatnya tidak jauh dari temapat saya bekerja tu mba..
 |
 |
| |
 |
okky Selasa, 9 February 2010 @ 11:36 WIB
waaaaaw..bisa sekalian ketemuan kangharri.. silakan datang kangharri... saya tunggu..
|
 |
 |
| |
 |
kangharri Sabtu, 13 February 2010 @ 14:02 WIB
makasih atas undangannya mba okky... sebetulnya saya kepingin sekali hadir dalam acara launching buku-buku kemanusiaan tersebut, tapi acara tersebut bertepatan dengan hajatan kawan saya.... saya minta maaf mba okky karena tidak dapat menghadiri acara tersebut....
|
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 16 February 2010 @ 16:22 WIB
ok kangharri,,gpp.. acaranya sukses banyak tamu yang hadir, alhamdulillah.. terima kasih kangharri....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
ja_ro_ni_pon Rabu, 10 February 2010 @ 09:48 WIB
 (Reply)
quote: empat negara satu rasa satu jiwa.
setelah kemaren bikin 3c,, karya 3 wanita hebat di 3 belahan indonesia yg berbeda,, kali ini lebih hebat lagi,, 4 negara!!
waw,, makin keren deh bunda! semoga sukses launchingnya ntar sabtu ya bund!
mangga lajengkeun ibu publikasi,, hehe
 |
 |
| |
 |
bunda Kamis, 11 February 2010 @ 01:16 WIB
ya cup..hatur nuhun pisan piduana sing lancar...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
rianz Rabu, 10 February 2010 @ 21:21 WIB
 (Reply)
jadi terharu... ternyata perhatian terhadap kemanusiaan sangat tinggi... setiap orang dari berbagai latar belakang termasuk penulis ingin manunjukkan rasa kemanusiaannya... salam dari padang... moga bunda makin eksis aja
 |
 |
| |
 |
bunda okky Rabu, 10 February 2010 @ 21:33 WIB
makasih rian. salam rindu dan jabat hati dari buku buku untuk kemanusiaan...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
ard_iansyah Jumat, 12 February 2010 @ 17:31 WIB
 (Reply)
karna tmpatnya jauh.. bisa di pesen nggak zaw bukunya...
|
|
 |
 |
 |
| |
blogger newbie Senin, 1 Maret 2010 @ 20:20 WIB
 (Reply)
salam kenal bunda xixixi
 |
 |
| |
 |
bunda okky Selasa, 2 Maret 2010 @ 18:32 WIB
cayam kenyay yagih...weeeeeeeeeew ah
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
Jumat, 5 February 2010 @ 20:14 WIB - Diari
SUARA-SUARA ADAM Solidaritas Sastrawan dari Indonesia, Singapura, Brunei dan Malaysia untuk Bencana Alam Gempa di Sumatera Barat 2009 ISBN : 9786028543453 Rilis : 2010 Halaman : 192p Penerbit : Bisnis2030 Bahasa : Indonesia Rp.47.600
Suara-Suara Adam, adalah kelanjutan dari buku "Padang 7,6 Skala Richter" dan “Suara-Suara Nurani dan Kalbu” yang telah terbit sebelumnya. Masih tetap pada tujuan utama untuk mendonasikan buku-buku ini pada kemanusiaan, buku ini diterbitkan, utamanya untuk pemulihan musibah bencana gempa di Padang tahun 2009 yang lalu. Solidaritas dari sastrawan berbagai Negara, antara lain: Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei, untuk disumbangkan pada kemanusiaan ini ditujukan bagi setiap insan yang mengalami penderitaan akibat bencana dan tragedi kemanusiaan. Semoga keberadaan buku-buku untuk kemanusiaan ini, bisa memberi manfaat kepada yang membutuhkan. Amin.
Daftar Penulis yang tergabung dalam buku "Suara-Suara Adam"
1. M. Yusuf Asni, S.Pd. / 7 2. Hardho Sayoko SPB / 15 3. Ahmad David Kholilurrahmad / 23 4. Harsandi Nugraha / Abu Rayhan / 31 5. Zen Mehbob / 39 6. Rudy Prayala / 47 7. Ampunan Awang (A-Ali) / 57 8. A pandi / 65 9. Anto Hprasto / 73 10. Kuni Ahmad / 79 11. Noval Jubbek/ 87 12. Pujangga Kelana Maya @ Maya Rizal / 97 13. Adhy Rical / 103 14. Ary Nurrohman / 109 15. Candra Malik / 117 16. Imron Tohari_lifespirit / 121 17. Bambang Priantono / 127 18. Nor Herman Maryuti @ Herman Mutiara / 135 19. Suci Damai SiBintang Ungu / 145 20. Neogie Arur / 151 21. Al Shine / 155 22. Aku Diriku / 163 23. Igir Alqatiri / 167 24. Yazid Musyafa / 177 25. Lea Willsen / 185
Pembelian buku SUARA SUARA ADAM dan buku buku lainnya bisa dilakukan secara on line di http://bookoopedia.com
|
Disarankan: 0
 |
| |
frank Jumat, 5 February 2010 @ 20:59 WIB
 (Reply)
wah keren bunda..... jadi pingin.. _
|
|
 |
 |
 |
| |
blogger indonesia Minggu, 7 February 2010 @ 20:02 WIB
 (Reply)
wah keren kayaknya, xixi koordinator proyek ikutan nulis gak? xixixi
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 8 February 2010 @ 18:52 WIB
ikut dong,,,di suara suara hawa,,,pastinya,,,
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
detective_girl Minggu, 7 February 2010 @ 20:34 WIB
 (Reply)
buku ini tentang apa bunda?? kumpulan cerita kisah nyata ato tentang pngetahuan tentang gempa padang??
wah, keren tuh bunda jadi koordinator proyeknya juga.. bunda makin top deh! hehe
btw, mampir k blogq y bund^^
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 8 February 2010 @ 18:54 WIB
ini buku kumpulan puisi puisi...
ya neh bundanya jadi panitia buku buku untuk kemanusiaan...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
S E L A N J U T N Y A »
|
|
Created on:
Sabtu, 22 September 2007 @ 20:59 WIB |
|
|