| |
|
Minggu, 2 Mei 2010 @ 00:25 WIB - Diari
Jadi pengen juga nulis tentang gigolo. Istilah gigolo kembali mencuat gara-gara c cowboys in paradise nya amit virmani yang kontoversial.
Ngomong-ngomong tentang gigolo. Kenapa c laki-laki muda menjadi gigolo ? Menurut penelitian salah seorang germo gigolo (ccckk..cckk...ada germonya juga ternyata), 70 % karena masalah ekonomi dan kelainan sex, sisanya karena faktor balas dendam.
Para customer nya kebanyakan dari kalangan gay atau bisexual. Berbeda dengan gigolo di film dokumenter cowboys in paradise pelanggan mereka adalah turis wanita yang kesepian. beberapa diantaranya adalah wanita setengah baya yang sudah lama tidak mendapatkan kehangatan pria. Bagi mereka para penikmat alam, Bali bukan hanya menjanjikan kehangatan matahari di pantai-pantainya yang terkenal, namun juga kehangatan para gigolo berbadan kekar.
Dahulu untuk membedakan seorang gigolo dengan yang bukan, ada tanda-tanda nya. Seorang gigolo biasanya menggunakan cincin di jari kelingking dan anting di telinga sebelah kiri. Ciri itu kini sudah tidak digunakan lagi. Begitupun dengan sapu tangan di saku kemeja (untuk ciri ini, tentu akan sangat menyulitkan gigolo yang katanya banyak berpropesi sebagai peselancar,,,karena peselancar itu tidak memakai kemeja, mereka bertelanjang dada dengan celana minim) Ciri-ciri itu sekarang sudah dianggap basi dan jadul. Sebab saat ini mereka punya cara tersendiri untuk mencari "mangsa". Baik itu berupa lirikan atau tanda-tanda khusus yang lazim dikenal bagi kalangan mereka. Entah apakah ciri-ciri itu nampak di film dokumenter cowboys in paradise atau...langsung hajar saja.
Di dunia per gigolo an juga dikenal beberapa istilah khusus sama halnya dengan dunia waria. Ada istilah 'kucing' yakni calon gigolo yang bisa melayani pria dan wanita. Lalu istilah 'gadun' yakni pria dewasa yang memelihara gigolo. Sepertinya membicarakan gigolo gak akan pernah ada habisnya, sebab mereka sebenarnya ada di mana-mana. Bukan hanya di Bali namun juga di Bandung, Jakarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya. Bahkan di kota kecil seperti Garut, misalnya.
|
Disarankan: 0
Jumat, 19 Maret 2010 @ 08:53 WIB - Diari
Q
Barangkali aku menemukan sisa-sisa gemuruhmu. Rapuh kini. Ada jejakmu yang memanjang dan tampak melambat. Aku ingin itu selesai, perempuan yang malang dalam usianya yang terpaksa berkawan dengan sepi. Ingin aku luruskan sungai bagi airmatamu Ingin aku gelar teduh bagi seluruh dukamu Ingin aku segarkan langit-langit bagi kegembiraanmu Mendekatlah, Q , aku hanya mungkin berharap menjadi mata ketika kau letih menatap; Menjadi telinga bagi pendengaranmu yang lelah; Menjadi mulut ketika ucapanmu gugup; Menjadi kaki bagi langkahmu yang ringkih.
Aku hanya ingin menyayangimu. Tapi, telah kurentangkan maafku untukmu, diam-diam, ketika kau terpejam… mungkin lelap.
Q
*********** inipuisi karena lahir dibidani oleh hati dan...sarat emosi
|
Disarankan: 0
 |
| |
rianz Kamis, 15 April 2010 @ 20:12 WIB
 (Reply)
yg aq rasakan dr puisi bunda adalah harapan dan kasih sayang...
|
|
 |
 |
 |
| |
dhee_bubble Sabtu, 17 April 2010 @ 23:53 WIB
 (Reply)
bunda,lapor,diriku berkelana kembali di bloggaul,kangeeeeeeen,hehehehe *btw,masi inget sapi kan?*
|
|
 |
 |
 |
| |
detective_girl Sabtu, 1 Mei 2010 @ 01:15 WIB
 (Reply)
top bgt bunda puisinya! hehe mampir kblogq juga ya bund..
|
|
 |
 |
 |
|
|
Jumat, 19 Maret 2010 @ 08:28 WIB - Diari
Ada keanehan yang menyeruak dari dasar lorong hati ini tengah menguasai pikiranku, sepertinya aku tengah berjarak dengan diriku sendiri dan melahirkan satu tanya , mengapa semua ini kulakukan ?
Selanjutnya, sepotong jawabanpun muncul dengan sendirinya tanpa proses berpikir : Inilah jalannya!. Aku tahu, hari ini akan tiba. Sebuah firasat menuntunku. Sakit. Aku menyayanginya seperti aku menyayangi diriku sendiri. Lalu, bagaimana bisa aku ingin pisah dengan diri sendiri?
Aku tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya, sesudah ini. Pertanyaan tadipun tak mampu kujawab. Aku tak tahu mengapa dua manusia yang saling sayang harus kembali berjalan sendiri-sendiri.
******** Pada suatu malam diantara beragam tanya. Dan hanya mampu kutepis dengan : Do'a
|
Disarankan: 0
 |
| |
oceph Sabtu, 27 Maret 2010 @ 05:37 WIB
 (Reply)
test2....susah banget mo komeeen
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Rabu, 31 Maret 2010 @ 08:04 WIB
bgaulnya ngambek kayanya,,,mungkin karena oceph udah lama gak singgah ...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
mussoli Rabu, 31 Maret 2010 @ 01:38 WIB
 (Reply)
lumayan susah bu isi poetry nya,,, bikin donk judulnya jalan bersama-sama heheheh
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Rabu, 31 Maret 2010 @ 08:06 WIB
liris sederhana saja, anto...
next kita bikin sama sama...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
matt hendra Jumat, 2 April 2010 @ 15:17 WIB
 (Reply)
mana gening sepiw t ok? reunian teh xixi
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 15 April 2010 @ 19:56 WIB
urang we lah reunian badua...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
rianz Sabtu, 10 April 2010 @ 12:56 WIB
 (Reply)
siapa tuh yg bunda maksud..??
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 15 April 2010 @ 19:57 WIB
siapa yaaaa....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
mussoli Minggu, 11 April 2010 @ 22:48 WIB
 (Reply)
jalanya barengan aja bu biar rame dan ga keu eung. saya baca tiap hari puisi2 nya tambah bagus.... mantap coy
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 15 April 2010 @ 19:59 WIB
yuukk..yaak..yuuk....
xixixi....kan lagi belajar dr anto..[:d]
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
S E L A N J U T N Y A »
|
|
Created on:
Sabtu, 22 September 2007 @ 20:59 WIB |
|
|